Postingan

Menampilkan postingan dengan label News

Konser Amal Untuk Korban Banjir KSB dan Sumbawa

Gambar
Banjir besar melanda kawasan Sumbawa Barat dan beberapa wilayah di Kabupaten Sumbawa. Apa yang terjadi dengan keseimbangan alam kita? Mengapa semakin kesini semakin besar level banjir yang datang? bukankah hampir setiap tahun banjir itu menjadi ancaman? Lalu mengapa tidak terlihat upaya menanggulangi atau paling tidak usaha meminimalisir? Semua telah terjadi, banjir setinggi bahu orang dewasa merendam kawasan Taliwang ibu kota Sumbawa barat, tak terkecuali komplek pemerintahan Kabupaten tersebut yang dikenal dengan sebutan Kemutar Telu Center (KTC) ikut pula digenangi air yang meluap dari sungai yang mengalir dipinggir kota Taliwang. Kerugian sudah pasti ada dan banyak, namun sesal sudah tiada arti, banjir telah membawa semuanya, merusak semua yang tak terselamatkan. Kita hanya bisa bersabar dan mengupayakan pemulihan dan pembenahan secepatnya. Mengeluh tak akan mengubah keadaan. Karena itulah kawan-kawan dari semua komunitas anak muda Sumbawa yang ada di Mataram menggelar Konse...

Peluncuran Majalah Budaya "Bulaeng"

Gambar
Yah akhirnya sebuah majalah budaya yang bernama Bulaeng di luncurkan tanggal 4 Agustus malam kemarin di kediaman mas Poax Iben . Seorang seniman sekaligus pengamat seni yang tak pernah kehabisan ide dalam hal seni, berkesenian dan segala sesuatu tentang seni. Saya tidak punya banyak info tentang majalah Bulaeng ini karena malam itu saya pulang lebih awal (jam 00.00) bukan karena saya cinderella boy yang harus pulang tengah malam ya, tapi karena saya punya permaisuri yang kesepian di rumah. Jadi saya hanya bisa menyaksikan awal-awal acara (yang sebetulnya sangat panjang untuk acara awal). Meski cuma sebentar tapi saya dapat menikmati beberapa pertunjukan kawan-kawan yang datang. Yah, acara semi formal ini (atau tepatnya sangat semi formal) boleh dihadiri oleh siapa saja yang mau. Karena acara yang di adakan di halaman rumah mas Paox ini terbuka buat siapa saja yang ingin datang. Ajakan juga hanya lewat facebook kecuali untuk tamu-tamu yang dirasa penting seperti seniman, tok...

Tips Tepat Traveling ke Sumbawa ala Travel Kompas

Gambar
Setelah Bali, banyak orang mulai tergila-gila dengan Lombok dan Sumbawa. Keduanya menjadi surga bagi mereka yang memburu gelombang laut untuk memuaskan hasrat berselancar. Senggigi, Kuta, Gili Terawangan mampu menyihir wisman untuk datang dan kembali lagi ke Lombok. Sementara tak kalah menariknya, Sumbawa memiliki Maluk dan Kanawa. Kenawa Island Bagi yang belum pernah ke Lombok dan Sumbawa, urusan transportasi dan akomodasi menjadi hal yang memusingkan. Masalahnya, semua pasti ingin mendapatkan berwisata dengan uang yang seminim mungkin serta efisien dalam hal waktu. Salah perhitungan, bisa jadi uang banyak melayang tanpa banyak obyek wisata yang dikunjungi. Tersedia beragam moda transportasi ke Lombok dan Sumbawa, ada jalur darat dengan bus serta jalur udara dengan pesawat. Baik tujuan akhir Lombok maupun Sumbawa, langkah pertama, Anda harus menempuh perjalanan dari kota asal menuju Lombok terlebih dahulu sebelum akhirnya ke wilayah lain. Sebagian oran...

Kronologi Meninggalnya WAMEN ESDM Widjajono dlm Pendakian G. Tambora (21/04)

Gambar
Kami dari JelajahSumbawa.com turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya Bapak Wakil Menteri ESDM dalam pendakiannya ke Gunung Tambora - Dompu - NTB Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Widjajono Partowidagdo meninggal dunia dalam pendakiannya ke Gunung Tambora, Nusa Tenggara Barat. Berikut rangkaian perjalanan Wamen ESDM seperti diinformasikan Gubernur NTB Muhammad Zainul Majdi yang diteruskan oleh anggota DPR Nurul Arifin; 1. Berangkat dari Jakarta-Denpasar-Bima hari Jumat (20/4/12), langsung menuju Gunung Tambora Kabupaten Dompu. Pejabat Pemda/FKPD Kabupaten Dompu tidak mendapat kabar. 2. Rombongan Wamen ESDM dan Kru TV One berangkat melalui Jalur Doropeti, Pos 1, 2 dan di Pos 3 bermalam. 3. Hari Sabtu (21/4/2012) subuh rombongan berangkat dari Pos 3 ke puncak sekitar 1.000 Meter dengan medan pasir, batu krikil dan minim pohon. 4. Di tengah perjalanan kondisi Wamen lemah dan tidak melanjutkan perjalanan, kemudian dibawa turun ...