Postingan

Menampilkan postingan dengan label Adat

The Beauty of Sumbawa Barat

Gambar
Kabupaten Sumbawa Barat sebagai salah satu daerah dari sembilan kabupaten/kota yang berada pada di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat terletak di ujung barat Pulau Sumbawa pada posisi 116o 42’ sampai dengan 117o 05’ Bujur Timur dan 08o 08' sampai dengan 09o07’ Lintang Selatan.  Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) memiliki potensi destinasi wisata yang tak kalah indah dan menarik dari daerah lain. Mulai dari wisata bahari, pegunungan, adat istiadat sampai kuliner KSB punya ciri khas tersendiri. Sebut saja Danau Lebo, Desa Mantar, Pantai Yoyo, Tropical, Pulau kenawa, dan lainnya. Hanya saja masih kurang promosi dan pembenahan saja. Pelan-pelan saya yakin pariwisata KSB pelan-pelan akan mendunia dan menjadi destinasi yang diminati wisatawan.  Nah foto-foto di bawah ini adalah bukti bahwa Sumbawa Barat itu indahnya bukan hanya kabar saja melainkan keindahan yang nyata. Foto-foto ini adalah milik instagramers yang menggunakan hastag #KSB, #SumbawaBarat dan hastag nama-nama l...

Pesta Ponan

Gambar
Minggu pagi (10/2) masyarakat adat di desa Poto, dusun Bekat dan dusun Malili kembali melaksanakan tradisi tahunan mereka yaitu Pesta ponan.  Bukit Ponan yang dikelilingi oleh tiga dusun tersebut, menjadi pusat pelaksanaan pesta ponan ini. Antusiasme masyarakat yang datang dari berbagai penjuru Tana Samawa (pulau sumbawa) ingin menyaksikan langsung puncak perayaan pesta ponan tahun ini. Suasana bukit Ponan yang biasanya sunyi, menjadi semarak. Mereka berkumpul di atas bukit, menuju beberapa makam, salah satu diantaranya adalah makam HM Gaffar atau lebih dikenal dengan Haji Batu. HM Gaffar, adalah tokoh sakti yang dihormati dan disegani warga sekitar bukit Ponan.  

Moment Festival Pabiring 2012

Gambar
Liburan lebaran kali ini memang benar-benar seru, banyak moment bagus yang bisa di abadikan. Salah satunya kemarin saya berkesempatan untuk ikut memotret acara Festival Pabiring 2012 (24-26 Agustus 2012) di desa pesisir Labuan Mapin kecamatan Alas Barat. Festival Tahunan yang di adakan oleh masyarakat pesisir dan pemerintah daerah ini dulunya hanya acara tradisional yang di lakukan oleh masyarakat pesisir saja, lalu kemudian para seniman, penggiat pariwisata dan pemerintah mengemas acara ini lebih besar dan meriah sebagai aset daerah untuk menarik wisatawan. Saya sendiri baru pertama kali ini menyaksikan dan berada langsung disini, memang unik, bagus dan meriah namun sayang sekali masih kurang penataan acara. sehingga masih terlihat kacau dari alur acara. Tapi itu bukan hal yang terlalu saya pusingkan biarlah menjadi pelajaran untuk kedepan. Saya sangat senang karena bisa berkesempatan memotret penari Dila Malam yang cantik-cantik di acara tersebut.  Yuk kita intip.

Tradisi Dila Leman Sumbawa Barat di Bulan Ramadhan

Gambar
Sumbawabaratkab.go.id - Dila Leman adalah tradisi masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat pada setiap moment ramadhan. Zaman dulu tradisi ini dilaksanakan dalam bentuk menyalakan penerangan dengan menggunakan lampu tradisional berupa pelita, diletakkan di depan rumah penduduk pada sepuluh malam terakhir dan setiap malam ganjil. Oleh orang tua kita pada zaman dulu, ini dilakukan untuk mengingatkan kita bahwa setiap malam ganjil adalah malam kesempatan buat umat muslim untuk bertemu dengan malam seribu bulan, yaitu malam Lailatul Qadar. Bupati Sumbawa Barat, DR KH Zulkifli Muhadli SH.,MM, dalam setiap kunjungan safari ramadhannya di beberapa Kecamatan, menghimbau kepada seluruh Pemerintah dari tingkatan RT hingga Kecamatan untuk dapat mengaktifkan kembali budaya dila leman. Kyai Zul, menyampaikan bahwa tradisi ini mempunyai 2 manfaat buat kita umat muslim di Kabupaten Sumbawa Barat. Yang pertama, dengan aktifnya kembali budaya dila leman, masyarakat muslim akan diingatkan bahwa malam ters...

Pantai Karang Bira' dan Keunikan Penduduknya

Gambar
Selamat malam kawan-kawan blogger dan traveler! Terkadang perjalanan hidup itu tidak selalu mudah dan baik-baik saja, ada saat-saat dimana masalah datang membuat oleng bahtera dan membuat kita terbangun dari kenyamanan kita. Bukan seperti apa masalahnya tapi seperti apa kita menyikapinya agar masalah yang datang bukan malah menjadi penghancur tapi menjadi sebuah pengalaman yang berharga atau menjadi sebuah pengingat bahwa hidup tidak selamanya indah, bahwa terkadang kita harus menyiapkan diri untuk sedih meskipun ditengah bahagia.  Sejatinya hidup memang masalah. Tanpa masalah hidup pastilah datar dan tak berwarna tapi jangan juga cari-cari masalah. Hanya mereka yang bijak menyikapi masalah yang bisa memetik hasil baik bahkan dari hal tidak baik yang menjadi masalah.  Oke baiklah, itu hanya sekedar intermezo. Sekedar pengingat untuk diri sendiri dan kita semua agar selalu berani menghadapi masalah, agar kita selalu siap dan bijak menghadapi masalah. Tidak ragu-rag...

Maipa Deapati dan Cintanya yang Luar Biasa

Gambar
Setelah  membaca beberapa sumber saya menyimpulkan secara umum bahwa Sosok Maipa Deapati adalah sosok wanita Sumbawa yang bukan hanya sosok wanita penghuni istana, tetapi juga sosok wanita cantik, anggun dan penuh pesona. Tidak heran jika beberapa pria melakukan berbagai macam cara untuk mendapatkan cintanya.  Maipa Deapati juga sosok wanita yang taat pada ajaran agama Islamnya, berkarisma sebagai seorang puteri. Ah.. penasaran jadinya dengan sosok wanita dari Kerajaan Sumbawa ini.  Kawan, di Bawah ini ada dua versi cerita tentang kisah cinta tragis Maipa Deapati dan Datu Museng dari Makasar. Cerita versi Masyarakat Makasar inilah yang banyak di pentaskan oleh sanggar-sanggar teater di Indonesia. Apapun perbedaan ceritanya, Kisah Cinta mereka yang begitu kuat patut untuk dijadikan teladan dan di kenang.  Selamat membaca..

Sumbawa Island Juga Punya Wanita Super

Gambar
Sebelumnya, selamat Hari Kartini buat semua Wanita Indonesia khususnya wanita-wanita di Pulau Sumbawa.  Wanita Bima - Sumbawa Island Bicara tentang Kartini yang terlintas di benak setiap orang pasti tidak jauh-jauh dari Kebaya, Sanggul dan Emansipasi wanita. Yah Kartini telah menjadi patokan dan sumber inspirasi wanita-wanita untuk tampil ke depan dan memegang kendali beberapa bidang yang sebelumnya hanya laki-laki yang mendominasi. Tapi benarkah hanya Kartini yang merupakan wanita menggerakkan dan memajukan kaum wanita? Ternyata tidak, ada banyak wanita-wanita hebat yang bisa menginspirasi  kaum hawa untuk lebih kuat dan tampil ke depan dengan semangat dan kekuatan yang sama dengan kaum pria. Sebut saja Cut Nyak Dien, Pahlawan dari Tanah Rencong Aceh yang memimpin tentara gerlyawan dalam menumpas penjajah hingga tetes darah terakhirnya, Lalu Laksamana Malahyati (Hidup sebelum Kartini) adalah seorang Panglima Angkatan Laut wanita pertama di kepulauan Nusantara. Awaln...

Munit : Warna-Warni Maulid Di Sumbawa

Gambar
Kalender Hijriah sampai pada bulan Rabiul Awal, Bulan kelahiran Nabi Besar Muhammad SAW. Seluruh umat muslim dunia mempersiapkan berbagai macam kegiatan untuk memperingati Hari Lahirnya Nabi terakhir Umat Islam. Ada berbagai macam acara yang bisa kita saksikan yang dilakukan oleh rakyat Indonesia. Sesuai dengan cara dan kebiasaan di daerah masing-masing, tak terkecuali di Nusa Tenggaga Barat, Di NTB kita mengenal ada 3 Suku Utama, Suku sasak di Lombok, Suku Samawa di Sumbawa dan Suku Mbojo di Bima. Masing-masing suku memiliki cara tersendiri dalam memperingati hari kelahiran nabi Muhammad SAW, salah satu contohnya Di kota mataram masyarakat merayakan maulid dengan melakukan Lomba-lomba seperti halnya acara 17an dan iring-iringan Praja , di wilayah Bayan - Bagian Utara Lombok- memperingati maulid dengan melakukan ritual di Masjid Kuno Bayan yang di prakarsai oleh tokoh-tokoh adat disana dengan cara dan busana adat disana. Unik dan masih banyak lagi cara-cara yang lain sesuai kebiasaan l...