Postingan

Menampilkan postingan dengan label Bima

Bima Viral Tanpa Bayar: Ketika Ariel, Raffi & Gading Promosikan Wisata Lokal Lewat Cerita Mereka

Gambar
Bayangkan promosi wisata senilai ratusan juta rupiah, tapi Bima mendapatkannya secara cuma-cuma. Tanpa spanduk pemerintah. Tanpa iklan berbayar. Tanpa strategi promosi yang ribet. Hanya karena satu hal: para bintang datang dan jatuh cinta. Kunjungan The Dudas Minus One—Ariel NOAH, Raffi Ahmad, Gading Marten, Desta—bersama komedian asal Bima, Rigen Rakelna, menjadi momen luar biasa yang membawa nama Bima, Nusa Tenggara Barat, menembus jagat media sosial nasional. Mereka Datang, Kamera Menyala Tidak ada skrip. Tidak ada kemasan palsu. Yang terekam dalam unggahan Raffi Ahmad, Ariel, dan Gading di media sosial mereka adalah Bima yang asli—alamnya, budayanya, dan senyum hangat warganya. Mereka mengabadikan keindahan savana Tambora yang luas dan menenangkan, atraksi budaya Ntori dan Gantao yang memukau, serta momen emosional saat berkunjung ke SMAN 1 Kota Bima. Potongan-potongan video dan foto ini tersebar ke jutaan followers mereka—membuat banyak orang penasaran: “Ini di mana sih? Kok keren...

58 Event Pariwisata Siap Ramaikan NTB Sepanjang Tahun 2025

Gambar
Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) kembali menunjukkan keseriusannya dalam membangun sektor pariwisata dengan meluncurkan Kalender Event Pariwisata 2025 . Sebanyak 58 event unggulan siap digelar sepanjang tahun di seluruh kabupaten dan kota di NTB, mulai dari festival budaya, olahraga internasional, hingga kegiatan ekowisata yang tersebar di Pulau Lombok dan Sumbawa. NTB, Surga Wisata yang Tak Pernah Sepi Acara Dengan keberagaman budaya dan keindahan alam yang luar biasa, NTB menjadi tuan rumah bagi berbagai event bertaraf nasional hingga internasional. Tahun 2025 menjadi tahun yang spesial dengan hadirnya deretan event yang siap menarik minat wisatawan lokal dan mancanegara. Beberapa event besar seperti MotoGP Mandalika , MXGP Samota , dan Paragliding World Cup menjadi daya tarik utama. Namun, kekuatan NTB juga terletak pada event-event lokal yang sarat nilai budaya dan kearifan lokal seperti Perang Topat , Maulid Adat Bayan , dan Festival Rimpu Mantika . Daftar Lengkap 58 Eve...

Jika Provinsi Pulau Sumbawa Terbentuk, Inilah yang Akan Terjadi

Gambar
Wacana pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa sebenarnya bukan isu baru. Lebih dari dua dekade, aspirasi ini telah diperjuangkan oleh berbagai elemen masyarakat: dari tokoh adat, akademisi, kepala daerah, hingga aktivis lokal. Meski selama ini moratorium pemekaran daerah masih diberlakukan, semangat masyarakat Pulau Sumbawa untuk berdiri sendiri tidak pernah padam . Dan kini, angin segar mulai terasa. Pemerintah pusat kembali membuka peluang pemekaran wilayah, dan Pulau Sumbawa termasuk dalam daftar prioritas. Jika Provinsi Pulau Sumbawa benar-benar terbentuk, apa yang akan terjadi? Apa dampaknya untuk masyarakat? Untuk pembangunan? Untuk masa depan anak cucu kita? Berikut 12 dampak positif yang bisa kita bayangkan: 1. Pusat Pemerintahan Baru: Sumbawa Besar atau Bima Salah satu efek langsung dari pemekaran provinsi adalah penunjukan ibu kota baru. Sumbawa Besar atau Bima menjadi kandidat kuat. Jika salah satu ditetapkan, maka pusat pemerintahan, kantor gubernur, dan seluruh perangka...

PULAU SUMBAWA MAU PISAH DARI NTB? SIAPA YANG PANTAS JADI IBU KOTA? SUMBAWA BESAR ATAU KOTA BIMA?

Gambar
Isu pemekaran NTB kembali menghangat. Wacana pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa makin sering dibicarakan, baik di media maupun warung kopi. Tapi ternyata, bukan cuma soal setuju atau tidak setuju dengan pemekaran… Yang lebih panas justru: “Siapa yang paling pantas jadi ibu kota?” Sumbawa Besar dan Kota Bima kini ibarat dua kubu dalam satu pulau. Sama-sama merasa layak, sama-sama punya kekuatan. Tapi, mari kita bahas dengan kepala dingin (walau hati panas sedikit tak apa), biar diskusinya tetap waras. KUBU SUMBAWA BESAR: “Kami Punya SAMOTA, Kami Tengah Pulau!” Letak Geografis Strategis Sumbawa Besar terletak di bagian tengah-barat pulau. Bukan cuma enak dilihat di peta, tapi secara administratif ini menguntungkan. Akses dari Sumbawa Barat, Dompu, dan Bima relatif seimbang. Luas Wilayah & Penduduk Besar Kabupaten Sumbawa adalah salah satu yang terluas di NTB (sekitar 6.643 km²) dengan penduduk lebih dari 515.000 jiwa. Artinya, secara administratif dan sumber daya manusia, ...

Tambora dalam Naskah Bo Sangaji

Gambar
“Maka gelap berbalik lagi lebih dari pada malam itu, maka berbunyilah seperti bunyi meriam orang perang, kemudian maka turunlah krisik batu dan habu seperti dituang lamanya tiga hari dua malam,”  - N askah Khatib Lukman tentang Tambora, pada Bo syair kerajaan Bima View this post on Instagram A post shared by Jelajah Sumbawa (@jelajahsumbawa) on May 23, 2019 at 1:51pm PDT Itulah gambaran ketika terjadi letusan maha dahsyat 2 abad lalu yang tercatat dalam Bo Sangaji Kai,yaitu catatan sejarah milik kerajaan Bima. Dan yang tercipta setelahnya adalah salah satu lingkar kaldera terbesar di Indonesia. Dimana kala itu,hampir separuh bagian gunung ini lenyap seketika.  Video by SisiTimur Photo by @Irgian Follow @JelajahSumbawa_

Pacoa Jara dan Joki Cilik dari Bima

Gambar
Jangan bayangkan stadion pacuan kuda yang mewah dan pengamanan lengkap pada joki. Di sini pagar pemisah penonton dan lintasan hanya terbuat dari bambu sederhana. Riuh suara penonton meneriaki nama kuda jagoan mereka, beradu dengan derap kaki kuda, dan suara panitia dari pengeras suara. Podium penonton pun terbuat dari kayu. Joki kuda berumur kurang dari 11 tahun, dan yang paling mencengangkan kuda ditunggangi tanpa pelana. Rasakan adrenalin mengalir selama menyaksikan pacoa jara (pacuan kuda) tradisional Sumbawa. Selamat datang di Stadion Lembah Kara Dompu. Ketika engunjunjungi stadion ini sedang berlangsung semi final Pacoa Jara untuk memperingati HUT TNI. Di Dompu Pacoa jara diadakan empat kali dalam setahun, yaitu pada HUT Bhayangkari (polisi), Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, HUT TNI dan Hari Ulang Tahun Dompu. Setiap kejuaraan diadakan oleh Pemerintah Daerah Dompu, bekerja sama dengan Porbasi. Selain di Dompu, pacoa jara juga mengambil tempat di Bima, Sumbawa dan Lombok. ...

Uma Lengge dan Jompa, Bentuk Kearifan Lokal Masyarakat Wawo - Bima

Gambar
Lengge Padi bagi masyarakat petani adalah harta mereka yang berharga. Mereka akan menyimpan padi dengan perlakuan khusus dan tempat khusus. Masyarakat Wawo di Desa Maria, 15 km dari ibu kota kabupaten Bima, mempunyai tempat penyimpanan padi yang diberinama Lengge. Bentuknya panggung terbuat dari kayu beratapkan ilalang atau rumbia berbentuk kerucut. Terdiri atas 2 tingkat.  Tingkat paling atas merupakan tempat penyimpanan padi dan tingkat kedua berbentuk bale-bale yang berfungsi sebagai tempat bersantai. Bangunan Lengge sama sekali tidak menggunakan paku. Mengandalkan presisi bagian per bagian dan pasak kayu kecil segi empat. Empat tiang utamanya dialas oleh batu pipih dan antara tingkat disangga oleh empat kayu balok melintang dengan papan pipih diantaranya.  Bentuk bangunan seperti itu bukan tanpa arti atau sekedar estetika semata. Alas batu pipih dan papan pipih di penyangga tingkat berfungsi untuk menghambat tikus naik ke tingkat paling atas, tempat penyimpana...

Fakta dan Cerita Unik di Balik Wishing Stone Satonda Island

Gambar
LSOtour . D anau Motitoi adalah danau yang terletak di tengah pulau Satonda, danau dengan diameter terpanjang 950m, dan terpendek 450m, dengan kedalam 60-84m,  terhampar indah ditengah pulau Satonda yang memiliki luas 535 hektar, dilindungi oleh hutan lebat dan daerah perbukitan yang indah, dengan ketinggian tertinggi 300mdpl. dahulu kala, terdapat sebuah desa di sisi Timur Pulau, yang dihuni hanya oleh beberapa keluarga, namun disekitar tahun 90an, oleh pemerintah Kabupaten Dompu mereka dipindahkan ke pulau Utama (pulau Sumbawa), sejak saat itu, pulau Satonda menjadi pulau tak berpenghuni hingga sekarang. Ada beberapa teori dari para ahli tentang sejarah terbentuknya Danau Motitoi, antara lain, oleh Prof Stephen dari Hamburg University dan Prof Kamirsac dari Polandia serta beberapa tim ahli lainnya yang melakukan penelitian di Danau Motitoi Pulau Satonda pada tahun 1996. Dengan melihat lokasi danau yang berada lebih rendah dari permukaan laut, serta tidak ditemukannya kehid...

Tak Hanya Indah, Tapi Juga Legenda, Sejarah dan Ilmu Pengetahuan, That's Satonda Island!

Gambar
“We can wander through the forest, to the higher place where we can gaze down on the water, to the lake of Motitoi, and let the nature embrace you “­ LSOtour . D i sisi manapun kamu berada, kamu hanya akan melihat keindahan yang alami, ada perasaan terasing ketika kaki melangkah untuk petama kalinya di pulau kecil yang begitu banyak menyimpan legenda, sejarah bahkan ilmu pengetahuan ini. lihatlah di pinggir danaunya yang indah, disana kamu bisa menjumpai terumbu gampingan Stromatolit yang berasal dari jaman rezen, sekitar Ribuan bahkan jutaan tahun yang lalu, lihatlah keatas pohon2 di pinggir danau, disana ada banyak pohon berbuah batu, yang digantung oleh para pengunjung yang berharap keinginnannya akan terkabul. Namun sayang ada satu benda peninggalan sejarah yang sempat dihancurkan oleh mereka yang tidak mengerti akan sejarah, adalah sebuah patung seorang ibu yang menggendong anaknya, andai patung itu masih ada, tentunya akan menjadi sebuah object yang sangat unik, ...

Terumbu Karang Tertua Ada di Sumbawa

Gambar
LSOtour . Siapa sangka ternyata di pulau kecil bersejarah, unik sekaligus indah di Utara pulau Sumbawa ini ternyata menyimpan Stromatolit (resen) yang baru diketahui pada tahun 1984 lewat sebuah ekspedisi gabungan Indonesia- Belanda ke Indonesia Timur  melalui kapal marin Snellius II (Tomascik et al., 1997, The Ecology of the  Indonesian seas, vol. II, Periplus; dan Monk et al., 1997, The ecology of  Nusa Tenggara and Maluku, Periplus). Dan ternyata pulau Satonda adalah bekas gunung api yang kemudian terbentuk danau kawah yang disebut danau Motitoi. ditepi danau inilah para ilmuwan menemukan sebaran luas terumbu gampingan Stromatolit. Danau Motitoi merupakan danau kawah berkadar alkalin (Soda), kedalaman danau ini mencapai 69 meter dan luasnya mencapai 77 hektar. Dari penyelidikan tersebut menunjukkan bahwa Stromatolit di Danau Motitoi bermula pada 4000 tahun yang lalu dan merupakan stromatolit yang diproduksi oleh cyannobacteria. 

Penobatan Sultan Bima Ke-16

Gambar
SUASANA PENOBATAN Ferry Zulkarnain sebagai SULTAN BIMA KE 16, Kamis 4 Juli 201. Tuha Ro Lanti adalah  cara unik penobatan dan pengangkatan Raja dan Sultan Bima yang dilaksanakan secara turun temurun selama berabad-abad lamanya. Sultan terakhir yang Dituha Ro Lanti adalah Muhammad Salahuddin pada tahun 1915. Dan kini setelah 98 tahun berlalu, masyarakat kembali menyaksikan prosesi budayanya yang sempat hilang  itu. Gawe adat ini dihadiri oleh Raja dan Sultan se nusantara, para pejabat Negara dan masyarakat Bima dari berbagai pelosok. Prosesi diawali bunyi lonceng di Lare-Lare (Gerbang Istana) sebanyak 7 kali kemudian diiringi alunan Gendang  dan Silu (sejenis music tiup khas Bima) member isyarat kedatangan pasukan Dari Suba yang mengawal calon Sultan dari kediamannya bersama keluarga dan atribut kerajaan. Pasukan Dari Suba mengelilingi areal Dana Ma Babuju (sebuah replica bukit kecil yang berada di halaman Asi Mbojo tempat upacara Tuha (pengangkatan ol...

Kain Tenun Mbojo: Tenunan Tradisional Khas Bima, Pulau Sumbawa

Gambar
Indonesia Travel. Identitas suatu budaya dapat beragam bentuk dan jenis dengan keunikan dan kearifan lokalnya masing-masing. Salah satu dari sekian banyak bentuk budaya khas Nusantara adalah ragam tenunan.  Kain tenun mbojo, misalnya, merupakan kain tenun khas asal daerah Bima dan beberapa daerah di sekitar Gunung Tambora, Provinsi Nusa Tenggara Barat. Kain tenun mbojo telah dikenali sejak dahulu sebagai tenunan Kerajaan Bima, yaitu salah satu Kerajaan Islam yang tersohor di Nusantara bagian Timur. Oleh karenanya, keberadaan kain ini tidak lepas dari sejarah perkembangan Islam pada masa itu.   Karena kekhasan dan keunikannya, kain tenun mbojo menjadi komoditi penting yang diperjualbelikan oleh para pedagang Mbojo sejak berabad-abad lamanya. Persebaran kain tenun mbojo telah merambah hingga ke beberapa wilayah di Nusantara bahkan hingga ke Negeri China. Konon sejak abad ke-16 M, sebagai masyarakat maritim, pedagang Mbojo berperan aktif dalam perdagangan Nusantara. Me...

Kain Tembe Bima di Jogja Fashion Week 2012

Gambar
Selamat hari sabtu kawan-kawan! Ada yang beda nih dari postingan sebelumnya di JelajahSumbawa.com. Beda karena.... kalau biasanya yang diposting disini tentang traveling dan foto-foto seputar pariwisata Sumbawa, kali ini kita akan diberi sebuah motivasi dan inspirasi oleh mas Danny Mardiansyah putera Sumbawa yang adalah seorang desainer muda berbakat dengan rancangan-rancangannya khas Sumbawa. Siapa dia? Baca sampai kelar ya. Beberapa saat lalu saat sedang membuka akun facebook, tanpa sengaja saya melihat foto-foto model cantik sedang berpose di atas catwalk di album facebook bro Fahry , sekilas tak ada yang terlalu menarik perhatian. Tapi setelah melihat lebih lama dan lebih dekat barulah jelas, sang model sedang memperagakan pakaian bermotif unik dan etnik yang tak lain adalah motif Kain tenun Tembe Bima. Sangat khas! seketika saya langsung taretarik untuk melihat foto-foto berikutnya di album tersebut, dan sungguh mengagumkan dan bangga saat melihat itu. Lalu setelah itu sa...

Semua Tentang Dou Donggo

Gambar
Catatan Perjalanan Paox Iben   Sudah lama sebenarnya saya ingin mengunjungi Dana Donggo di Bima, disana konon hidup sebuah komunitas masyarakat yang memiliki keunikan tradisi tersendiri di antara Dou Mbojo pada umumnya. Dou Donggo biasanya dikaitkan dengan indigenous people dan sistem kepercayaan lama sebelum terbentuknya kesultanan Islam Bima. Saat ini Donggo hanyalah nama sebuah kecamatan di wilayah Kabupaten Bima yang letaknya cukup terpencil. Tetapi dalam kenyataannya, Dou Donggo telah menyebar diperkampungan-perkampungan yang terserak sepanjang lereng pegunungan Doro Soromandi yang berada disebelah barat teluk Bima memanjang hingga ke wilayah Sanggar (sebuah kerajaan lama yang konon raib terkubur oleh letusan Tambora pada tahun 1815) yang berada di kaki Tambora di utara daerah kabupaten Dompu. Ada beberapa gunung di sepanjang deretan pegunungan itu dengan puncak tertingginya Doro Lambuwu dengan ketinggian 1582 m dpl. Pada hari minggu 26 Juni 2011 ini, s...

Tips Tepat Traveling ke Sumbawa ala Travel Kompas

Gambar
Setelah Bali, banyak orang mulai tergila-gila dengan Lombok dan Sumbawa. Keduanya menjadi surga bagi mereka yang memburu gelombang laut untuk memuaskan hasrat berselancar. Senggigi, Kuta, Gili Terawangan mampu menyihir wisman untuk datang dan kembali lagi ke Lombok. Sementara tak kalah menariknya, Sumbawa memiliki Maluk dan Kanawa. Kenawa Island Bagi yang belum pernah ke Lombok dan Sumbawa, urusan transportasi dan akomodasi menjadi hal yang memusingkan. Masalahnya, semua pasti ingin mendapatkan berwisata dengan uang yang seminim mungkin serta efisien dalam hal waktu. Salah perhitungan, bisa jadi uang banyak melayang tanpa banyak obyek wisata yang dikunjungi. Tersedia beragam moda transportasi ke Lombok dan Sumbawa, ada jalur darat dengan bus serta jalur udara dengan pesawat. Baik tujuan akhir Lombok maupun Sumbawa, langkah pertama, Anda harus menempuh perjalanan dari kota asal menuju Lombok terlebih dahulu sebelum akhirnya ke wilayah lain. Sebagian oran...

Sumbawa Island Juga Punya Wanita Super

Gambar
Sebelumnya, selamat Hari Kartini buat semua Wanita Indonesia khususnya wanita-wanita di Pulau Sumbawa.  Wanita Bima - Sumbawa Island Bicara tentang Kartini yang terlintas di benak setiap orang pasti tidak jauh-jauh dari Kebaya, Sanggul dan Emansipasi wanita. Yah Kartini telah menjadi patokan dan sumber inspirasi wanita-wanita untuk tampil ke depan dan memegang kendali beberapa bidang yang sebelumnya hanya laki-laki yang mendominasi. Tapi benarkah hanya Kartini yang merupakan wanita menggerakkan dan memajukan kaum wanita? Ternyata tidak, ada banyak wanita-wanita hebat yang bisa menginspirasi  kaum hawa untuk lebih kuat dan tampil ke depan dengan semangat dan kekuatan yang sama dengan kaum pria. Sebut saja Cut Nyak Dien, Pahlawan dari Tanah Rencong Aceh yang memimpin tentara gerlyawan dalam menumpas penjajah hingga tetes darah terakhirnya, Lalu Laksamana Malahyati (Hidup sebelum Kartini) adalah seorang Panglima Angkatan Laut wanita pertama di kepulauan Nusantara. Awaln...